Minggu, 29 April 2012

Perahu Angsa Arsipel Indonesia








Danau Miniatur Arsipel Indonesia adalah sebuah danau luas yang di tengahnya terdapat pulau-pulau yang dibuat sesuai dengan kepulauan Indonesia yang sebenarnya. Bagi pengunjung, terutama anak-anak, yang ingin berkeliling disediakan perahu angsa dengan berbagai warna. Dengan perahu ini pengunjung dapat menikmati suasana lautan sambil membayangkan betapa luasnya kepulauan Indonesia.

Dengan perahu angsa itu pula pengunjung diajak mengenali satu persatu pulau-pulau yang ada di Indonesia. Selain menikmati keindahan pemandangan dari danau pengunjung memperoleh pengetahuan geografi dan kekayaan alam Indonesia. Kesan yang diperoleh seakan pengunjung telah menjelajahi seluruh kepulauan Indonesia dengan perahu dalam waktu singkat.

Istana Anak Anak Indonesia


Bangunan utama Istana Anak Anak Indonesia dinamai Graha Widya Tama, berbentuk istana mirip dalam dongeng Cinderella ciptaan Hans Christian Andersen, terdiri atas empat lantai dengan ruang terbuka di lantai dua. Bangunan ini memiliki dua sayap dan menara menjulang tinggi ke angkasa, lambang kebersamaan anak laki-laki dan anak perempuan dalam menggapai prestasi setinggi langit. Di dalam ruang ini disajikan pameran wayang dan peragaan aneka alat permainan tradisional anak.

Istana Anak-Anak Indonesia dibangun dengan dasar pemikiran bahwa pendidikan anak-anak untuk menyongsong hari depan sangat penting. Istana ini dilengkapi benda-benda peraga ilmu pengetahuan dan teknologi, alat musik diatonik dan pentatonik, medan permainan sehat dan mendidik, serta alat peraga lain yang menumbuhkan keinginan untuk tahu lebih banyak.

Program-program yang diselenggarakan baik secara tetap maupun berkala meliputi permainan, seni, ilmu, dan kegiatan lain yang dapat memperluas wawasan anak-anak. Untuk kegiatan itu tersedia Panggung Kancil berbentuk bulat dilengkapi panggung terbuka yang dapat menampung 1.000 orang penonton.

Di halaman depan disediakan sarana bermain sehat, misalnya rumah bola, telepon cerita, gua sigura-gura, kincir, giring ombak, roda tamasya, dan kereta api kelinci, sedang di halaman belakang terdapat air terjun buatan, kolam renang Sendang Sejodo, serta hutan buatan.

Di dalam istana anak-anak dapat bebas bermain secara sendiri-sendiri atau dalam rombongan yang dipimpin oleh pengasuh dari sekolah atau kelompok bermain.

Pintu Gerbang Utama �Kala Makara�


Gerbang utama berupa tiga lengkungan besar dengan ragam hias kala-makara, melatardepani Tugu Api Pancasila, terletak di Jalan Raya Taman Mini, sejajar dengan ruas jalan tol Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi), sekitar 200 meter dari gerbang tol Jagorawi.

Ragam hias kala-makara sering dijumpai pada pintu masuk bangunan candi di Jawa Tengah. Kala berbentuk mulut raksasa terbuka tanpa rahang bawah, berada di bagian atas, sedang makara menyerupai kepala naga, berada di bagian bawah. Kala-makara merupakan dua kekuatan yang ada di alam: kala sebagai kekuatan di atas (kekuatan matahari) dan makara sebagai kekuatan di bawah (kekuatan bumi). Kala bisa juga berarti waktu: setiap bentuk kehidupan manusia akan “dimakan” waktu. Waktu jualah yang abadi, sedangkan yang lain akan musnah.

Tiga lengkungan kala memiliki makna bahwa setiap orang yang masuk ke TMII akan memasuki lorong waktu: masa lalu, masa kini, dan masa akan datang. Lorong waktu masa lalu tergambar dalam bentuk museum-museum sejarah dan budaya, masa kini tersajikan dalam pergelaran seni-budaya, dan impian masa datang tercermin di wahana yang menampilkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Tempat Wisata Harga (Rupiah)

Pintu Gerbang Utama �Kala Makara� Rata-rata ( di atas 3th) Rp. 9.000,-

Mobil Rp. 10.000,-

Motor Rp. 6.000,-

Bus/Truk Rp. 15.000,-

Sepeda Rp. 1.000,-

Istana Anak-anak Indonesia Pintu Masuk Rp. 5.000,-

Kereta Api Kelinci Rp. 5.000,-

Mandi Bola Rp. 3.000,-

Kolam Renang Rp. 5.000,-

Komedi Putar Rp. 3.500,-

Roda Tamasya Rp. 3.500,-

Giring Ombak Rp. 3.500,-

Perahu Angsa Arsipel Indonesia Perahu rata-rata Rp. 7.500,-

Sepeda Air rata-rata Rp. 15.000,-

SnowBay Water Park Hari biasa Rp. 99.000,-

Akhir pekan Rp. 120.000,-

Teater Imax Keong Emas Umum / Biasa Rp. 30.000,-

VIP / Balkon Rp. 50.000,-

Desa Wisata Penginapan Pelajar, Mahasiswa per hari Rp. 10.000,-

Penginapan Umum per hari Rp. 15.000,-

Pondok Khusus Standard 2 org per hari Rp. 55.000,-

Pondok Khusus Standard 4 org per hari Rp. 75.000,-

Pondok Keluarga Full AC per hari Rp. 250.000,-

Mobil Keliling Mobil Keliling Rp. 3.000,-

Charter mobil kecil keliling per jam Rp. 60.000,-

Charter mobil besar/bus keliling per jam Rp. 250.000,-

Titihan Samirono/Aeromovel Rata-rata Rp. 10.000,-

Sky Lift Indonesia Selasa-Jumat Rp. 20.000,-

Sabtu-Minggu Rp. 25.000,-

Taman Apotik Hidup Rata-rata Rp. 2.000,-

Taman Kaktus Rata-rata Rp. 2.000,-

Taman Bunga Keong Emas Rata-rata Rp. 5.000,-

Taman Akuarium Air Tawar Rata-rata Rp. 15.000,-

Taman Bekisar Rata-rata Rp. 13.000,-

Taman Burung Rata-rata Rp. 13.000,-

Museum Indonesia Rata-rata Rp. 5.000,-

Museum Keprajuritan Rata-rata Rp. 2.500,-

Museum Prangko Indonesia Rata-rata Rp. 2.000,-

Museum Pusaka Rata-rata Rp. 5.000,-

Museum Transportasi Rata-rata Rp. 2.000,-

Museum Listrik dan Energi Baru Rata-rata Rp. 5.000,-

Museum Telekomunikasi Rata-rata Rp. 2.000,-

Museum Penerangan Rata-rata Rp. 2.000,-

Museum Olah Raga Rata-rata Rp. 2.000,-

Museum Asmat Rata-rata Rp. 0,-

Museum Komodo Rata-rata Rp. 10.000,-

Pusat Peragaan IPTEK Rata-rata Rp. 16.500,-

Museum Minyak dan Gas Bumi Rata-rata Rp. 2.000,-

Bayt Al-Qur’an dan Museum Istiqlal Anak-anak Rp. 0,-

Dewasa Rp. 0,-

Theater 4 Dimensi dan Wonder Adventure Rata-rata Rp. 15.000,-

Kereta Api Mini Rata-rata Rp. 10.000,-